Cara mudah memahami konten

December 20, 2008 |

Tulisan ini adalah yang ketiga dari postinganku yang membahas tentang konten. Kali ini akan coba aku visualisasikan lebih mantap, agar apa yang aku maksud dapat kamu tangkap. Yang perlu kamu tahu dengan tulisan ini merupakan pendapat yang sangat personal sekali dari seorang yang tidak terlalu pintar, tetapi mempunyai keinginan kuat untuk belajar dan memahami hingga aku berusaha mencarikan sumber yang mendukung dari pendapatku.

Tentang produk telkomspeedy
Speedy menurut www.telkomspeedy.com adalah

“Produk Layanan internet access end-to-end dari PT. TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server) ”

Dari definisi di atas dapat diambil kesimpulan :

  1. Yang dikirimkan speedy adalah data dan suara
  2. Data dan suara dikirimkan via kabel telepon.

Lihat konfigurasinya :

Supaya lebih mudah, aku ingin analogikan Speedy dan kontennya seperti ini:

  1. Jalan aspal adalah kabel, yang kemudian berkaitan dengan;
  2. Bandwidth adalah lebar jalan aspalnya, kamu bisa baca lebih detail tentang bandwidth di sini
  3. Trailer itu yang bawa konten data atau suara yang dikirimkan speedy

Lengkapnya coba liat gambar ini :)

Apa saja yang mempengaruhi konten ?
1. Jalan aspalnya ..
Bayangkan kalau mas Prihardadi pesen apel dari Malang, tapi jalan tolnya pada rusak. Dijamin deh pesenan lama datangnya. Nah, data juga begitu, kalau kabelnya rusak atau tua maka dijamin koneksimu lelet banget. Sebaliknya, kalau jalannya bagus, aspal HOTMIX waw yaa lancar aja. Wus .. wus … :)

2. Lebar jalan aspalnya
Misalkan P Bahtiar pesen Apel 200 ton ke surabaya, yang bisanya satu jalan aspal bisa diisi dengan 5 trailer dengan berjajar, sekarang harus jalan satu-satu secara serial karena jalan masih dibenahi. Yaa terang aja nyampeknya juga lama. Semakin lebar jalannya, maka semakin cepat bukan? Bisa nyalip dengan bebas.

3. Trailernya …
Kalau Trailernya mogok, ya ga nyampe-nyampe :D . Trailer itu teknologinya yang mengantarkan pesenan kamu, contoh trailer telkomnet instant, trailer speedy, trailer FLASHnya telkomsel,dll. Kamu bisa bandingkan jika pesenan kamu dikirim dengan telkomnetinstant atau telkomspeedy. Lebih cepat mana? Tentu saja trailer Speedy kan. Ada speeder yg bilang ”telkomnet instant itu dah jaman purba ” di live conference 2.0 di Plasa Mesangger.

Jadi speedy itu trailer yang mengantarkan data-data yang kamu pesen itu lewat jalan aspal. Kamu pesen tempe, dianter tempe, pesen tahu diantar tahu. Nah, yang aku tangkap tema lomba SBC ” Seperti Apa Konten Hebat Menurutmu?” adalah ”Apa sih sebenarnya yang kamu inginkan dari speedy? Maka speedy akan mengirimnya untukmu?”. Ini  pemahamanku lho :D .
Hingga pada saatnya nanti ketika Speedy akan merelease konten hebatnya pada publik, maka ia akan laku dipasaran karena memang dibutuhkan oleh kamu. Tidak sebaliknya, merelease sebuah konten hebat menurut speedy, tapi tidak kamu butuhkan, yaa jadi sedikit sekali manfaatnya. Jadi ini tulisan kamu itu semacam usulan yang nantinya akan diseleksi oleh TELKOM untuk memunculkan konten hebat.
Contoh usulan Speedykonten untuk konten hebat adalah :

  1. Integrated SMS: dikatakan hebat jika speedy bisa mengirimkan SMSku di Flexi dan Telkomsel di web portal
  2. Speedy TV: dikatakan hebat jika bisa mengirimkan siaran TV yang bisa dilihat sewaktu-waktu dan punya banyak chanel. Ini nanti akan dibahas lebih detail di reviewku.
  3. Dan lain-lain yang bisa dilihat di sini.

Mengenai statemen Bu Regina
Jika ada statemen dari Bu Regina Telkom yang merupakan panitia SBC di postingnya P Bahtiar:

“… Tetapi, belum ada yang memberikan usulan kira-kira konten Speedy yang bagus di masa depan itu seperti apa sih?”

Maka statemen ini menurutku kontradiktif dengan keinginan Speedy untuk mengakomodir usulan-usulan dari para speeder. Menurutku, kalau keinginannya mengakomodir usulan speeder, yaa diakomodir saja usulan para speeder apapun adanya :). Kecuali kalau memang Telkom sudah mempunyai patokan atau gambaran konten hebat yang akan diluncurkannya nanti. Misal, Telkom mau meluncurkan Speedy TV, terus para speeder dimintai usulan kira-kira mo diisi apa aja TV tersebut, pendidikankah? Internetkah? Atau Sport sajakah?. Nah usulan seperti ini jelas akan lebih terarah sesuai dengan keinginan Speedy.
Karenanya kemudian usulan yang muncul adalah: alangkah baiknya jika Bu Regina memberikan garis besarnya jika menginginkan apa yang speeder tulis itu searah dengan apa yang diinginkan dalam lomba ini :D.

Disisi lain, betul yang dikatakan P Bahtiar:

” Nah, ini kesempatan buat teman-teman untuk memperbaiki blog masing-masing dengan posting yang lebih menukik “

Bahwa kalau memang lomba ini dibikin misteri, yaaa marilah para speeder kita menebak-nebak tulisan kita apa sesuai dengan tema atau tidak. Konsekwensinya, Speedy menerima usulan para speeder apa adanya. Ya pada prinsipnya semoga apa yang kita tulis ada manfaatnya lah :). Minimal aku bisa belajar menulis dari P Bahtiar dan kerajinan P.Rudy dalam menghidupkan blognya dan memberi komentar di blog para speeder.

Kesimpulannya …
Mudah bukan memahami konten dengan analogi di atas. Mungkin kamu punya analogi lain. Monggo di sharing … :D

NB :

ditunggu komentar dari Panitia SBC ( Mas Sandi atau Bu Regina :) )


Comments

1 Comment so far

  1. Road to the winner of the competition » Blog Archive » Tentang speedykonten on January 29, 2009 3:58 am

    […] > Cara mudah memahami konten […]

Name

Email

Website

Speak your mind